Apa harapanmu di tahun ini?

Tahun ini merupakan tahun yang penuh kejutan. Semua orang mencari cara untuk mampu bertahan dengan polanya masing-masing. Namun, apakah masih ada hal baik yang bisa disyukuri? Bukankan di dalam agama, kita diajarkan untuk berlatih bersyukur walaupun itu hanya sedikit?

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu

(QS. Ibrahim: 7)

Sesungguhnya hari yang kita jalani setiap hari adalah hari yang baru, menit yang baru, dan detik yang baru. Keberuntungan bukanlah tentang hari yang baru. K.H. Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym ini menuturkan bahwa keberuntungan adalah saat kita mengisi harinya dengan sesuatu yang lebih baik.

Beliau juga mengajak setiap dari kita untuk bermuhasabah menjelang tahun baru dengan menggunakan lima teknik bercermin diri, yaitu:

1.Mentafakuri diri

Merenung atau berpikir merupakan arti yang disematkan pada kata tafakur. Seorang muslim memikirkan tanda-tanda alam dan kejadian di sekitarnya. Mengajak bicara ke diri sendiri apa yang telah terjadi dalam setahun belakangan ini.

“Hai kamu yang sedang ada di sana. Bagaimana kabarmu hari ini? Terima kasih karena kamu telah berjuang untuk mencari kebahagiaan diri sendiri dan orang-orang di sekitarmu.”

2. Milikilah cermin pribadi.

Menurut ulama besar Al-Ghazali, perenungan dimulai dari hati yang berpusat di dada, bukan dari akal yang berpusat di kepala. Layaknya berdiri di depan cermin, mencoba jujur kepada diri sendiri dan senantiasa mengevaluasi diri. Manusia dihormati karena Allah yang menutup aib dan keburukan kita. Kekaguman orang karena mereka tidak tahu aib-aib kita.

3. Bergurulah kepada yang ahli karena sebaik-baiknya guru adalah guru yang mengamalkan apa yang disampaikan.

“Karena bicaranya bukan hanya kata-kata tapi sikapnya bulat memberi yang terbaik. Banyaklah berguru kepada orang yang yakin kepada Allah karena kebaikan akan menular,” tutur Aa Gym di harian Republika.

4. Manfaatkan orang-orang yang tidak menyukai kita karena justru merekalah yang memberikan perhatian. “Justru sebuah rezeki kalau ada orang yang membenci kita, sebab mereka adalah orang yang perhatian kepada kita. Kita tahu kekurangan dan memeroleh pahala dari kebencian mereka,”ungkapnya.

5. Tafakuri apa yang terjadi.

Sejatinya belajar dari sebuah ilmu itu bisa dari mana saja, baik pengalaman orang lain maupun pengalaman diri sendiri. Aagym mengajak untuk meniatkan melalui ilmu tersebut untuk mengubah diri agar Allah ridho.

Pelajaran berharga di tahun 2020

Sepanjang tahun 2020 ini membuat saya banyak belajar, terutama soal peran kita sebagai manusia. Bagaimana cara mengelola emosi ketika melihat anak senang main-main dulu sebelum diajak mandi atau makan yang sedikit sehingga menyebabkan berat badan yang sulit naik. Bagaimana cara mengendalikan sikap dan tidak impulsif dengan situasi yang tidak diharapkan sehingga berlatih untuk mencari akar masalah dan mencoba memperbaikinya. Seperti ketika anak mengunyah dengan pelan ternyata karena kurangnya stimulus akan kemampuan otot di dalam mulut. Pun membuat saya merenung bahwa setiap orang atau kejadian yang hadir di dalam kehidupan itu selalu memiliki arti, baik sebagai proses belajar atau mengajar.

Kejadian-kejadian yang terjadi di sepanjang tahun 2020 memang penuh misteri. Kadang-kadang bisa tertawa lepas, tetapi dengan sekejap bisa mengeluarkan air mata. Ketika semakin besar pengharapan ke manusia maka bersiap-siaplah untuk merasakan kekecewaaan yang mendalam. Dengan terus berusaha untuk meyakinkan diri dan menggantungkan pengharapan pada Sang Khalik yang menggengam hati manusia serta yang menciptakan alam dan seisinya. Ini juga yang masih perlu latihan ke diri sendiri.

Harapan di tahun 2021

Ketika proses belajar dan mengajar itu terus terjadi di setiap kejadian. Kedua halini pun saling berjalan beriringan satu sama lain. Baik dari ilmu parenting, kepenulisan, dan desain yang telah dipelajari di tahun sebelumnya. Kini saatnya agar lebih konsisten untuk mengaplikasinya. Tentunya berlatih agar manajemen emosi dan menajemen waktu berjalan lebih baik. Mencoba menghasilkan karya agar bisa berbagi dan berdampak yang lebih luas lagi. Karena sebaik-baik ilmu adalah ilmu yang bermanfaat. Ini merupakan salah satu bekal di akhirat kelak.

Dari begitu banyak cita-cita dan keinginan di tahun ini, tak lupa bahwa ada tanggung jawab di dalam rumah. Setinggi-tingginya burung terbang ke langit, dia akan selalu ingat untuk kembali ke rumahnya di atas pohon. Ada peran dan tanggung jawab yang perlu diperhatikan sebagai seorang istri dan seorang ibu di rumah.

“Masa lalu memberi kita pengalaman dan membuat kita lebih bijaksana sehingga dapat menciptakan masa depan yang indah dan cerah.”

Debasish Mridha

Aa Gym mengajak kita agar meluangkan waktu untuk menyendiri, merenung, dan mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala. Ibadah di keheningan malam memberi banyak manfaat bagi fisik dan batin. Hati menjadi lebih tenang dan lapang, pikiran jadi lebih jernih dan segar. Karenanya, diri kita jauh lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan dan persoalan yang terjadi di sepanjang hari.

“Janganlah kamu kehilangan harapan, dan jangan pula kamu bersedih hati.”

(Q.S. Ali Imran: 139)

Mengawali kegiatan pagi ini dengan mengucapkan bismillah. Mari kita tuliskan harapan besar di kemudian hari. Karena ini akan menggerakan pikiran dan perilaku untuk melakukan sebuah perubahan.

Sumber:

https://republika.co.id/berita/nasional/umum/12/12/31/mfwmwv-aa-gym-sambut-tahun-baru-dengan-5-teknik-bercermin-diri

https://republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/19/03/27/pp0yny313-membiasakan-diri-bertafakur

https://kalam.sindonews.com/read/207574/69/aa-gym-luangkanlah-waktu-menyendiri-untuk-allah-1603555800

One Reply to “Apa harapanmu di tahun ini?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s